Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Bike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bike. Tampilkan semua postingan
20.55
Duet pembalap tim Ducati Marlboro, Nicky Hayden dan Valentino Rossi memberikan pandangn berbeda soal sesi latihan hari pertama di sirkuit Le Mans Prancis, kemarin. Jika Hayden cukup puas dengan penampilannya, Rossi justru kecewa.
Seperti diketahui, Hayden mampu memperbaiki catatan waktunya di Free Practice (FP) 2 dengan menjadi yang tercepat keempat, naik empat posisi dari urutan delapan. Sementara itu, hasil berbanding terbalik dialami Rossi yang menempati urutan keenam tercepat di FP 1, lalu turun ke urutan sembilan di FP 2. Ia pun mengeluhkan kondisi motornya yang masih memerlukan banyak perbaikan.
Menurut The Doctor, kecepatan Ducati masih terlalu jauh dari motor yang lebih cepat lainnya (Honda dan Yamaha). Rossi menyebut Ducati harus segera melakukan pergantian setelan di sisa waktu yang sangat sempit bila ingin bisa bersaing di MotoGP Prancis.
"Tentu saja hasil itu tidak bagus untuk kami karena kami butuh setidaknya lima menit tambahan lagi untuk mengganti shock belakang. Pergantian yang saya pikir bisa membuat lebih baik, tapi saya hanya bisa melakukannya dalam dua lap. Mungkin dengan satu atau dua lap tambahan lagi, saya bisa memperbaiki catatan waktu sekaligus posisi," jelas Rossi seperti dirilis Autosport. Rossi mengaku akan coba memecahkan masalah pada motornya, karena jika tidak itu akan membuatnya kehilangan banyak waktu.
Sedangkan Hayden menilai penampilannya sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, ia sadar dan tidak ingin cepat senang karena apapun bisa terjadi di balapan sesungguhnya nanti.
"Hari ini lebih baik dari sebelumnya. Terlalu dini untuk senang, ini baru satu hari meski saya merasa motor sudah cukup bagus saat melaju," ujar Hayden seperti dirilis Stay on The Black. "Secara keseluruhan, motor sudah terlihat sedikit lebih baik. Tapi, kami masih harus melewati perjalanan jauh agar selalu tampil konsisten."
Hayden menambahkan bahwa sirkuit Le Mans sangat sulit, tapi ia optimis karena Ducati bagus dalam mengerem. Ia yakin bisa mengambil momentum untuk menyalip saat di tikungan.
Rossi & Hayden Tentang Latihan MotoGP Prancis
Written By irdatel on Jumat, 13 Mei 2011 | 20.55
Duet pembalap tim Ducati Marlboro, Nicky Hayden dan Valentino Rossi memberikan pandangn berbeda soal sesi latihan hari pertama di sirkuit Le Mans Prancis, kemarin. Jika Hayden cukup puas dengan penampilannya, Rossi justru kecewa.
Seperti diketahui, Hayden mampu memperbaiki catatan waktunya di Free Practice (FP) 2 dengan menjadi yang tercepat keempat, naik empat posisi dari urutan delapan. Sementara itu, hasil berbanding terbalik dialami Rossi yang menempati urutan keenam tercepat di FP 1, lalu turun ke urutan sembilan di FP 2. Ia pun mengeluhkan kondisi motornya yang masih memerlukan banyak perbaikan.
Menurut The Doctor, kecepatan Ducati masih terlalu jauh dari motor yang lebih cepat lainnya (Honda dan Yamaha). Rossi menyebut Ducati harus segera melakukan pergantian setelan di sisa waktu yang sangat sempit bila ingin bisa bersaing di MotoGP Prancis.
"Tentu saja hasil itu tidak bagus untuk kami karena kami butuh setidaknya lima menit tambahan lagi untuk mengganti shock belakang. Pergantian yang saya pikir bisa membuat lebih baik, tapi saya hanya bisa melakukannya dalam dua lap. Mungkin dengan satu atau dua lap tambahan lagi, saya bisa memperbaiki catatan waktu sekaligus posisi," jelas Rossi seperti dirilis Autosport. Rossi mengaku akan coba memecahkan masalah pada motornya, karena jika tidak itu akan membuatnya kehilangan banyak waktu.
Sedangkan Hayden menilai penampilannya sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, ia sadar dan tidak ingin cepat senang karena apapun bisa terjadi di balapan sesungguhnya nanti.
"Hari ini lebih baik dari sebelumnya. Terlalu dini untuk senang, ini baru satu hari meski saya merasa motor sudah cukup bagus saat melaju," ujar Hayden seperti dirilis Stay on The Black. "Secara keseluruhan, motor sudah terlihat sedikit lebih baik. Tapi, kami masih harus melewati perjalanan jauh agar selalu tampil konsisten."
Hayden menambahkan bahwa sirkuit Le Mans sangat sulit, tapi ia optimis karena Ducati bagus dalam mengerem. Ia yakin bisa mengambil momentum untuk menyalip saat di tikungan.
Label:
Bike
17.57
Juara dunia bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo tak ketinggalan mengabadikan momen-momen terbaiknya di pentas balap. Lorenzo pun meluncurkan buku baru.
Tiga tahun sejak memenangi GP pertama di Portugal di Sirkuit Estoril sudah cukup untuk memberikan cerita manis bagi Lorenzo dalam bukunya berjudul “Jorge Lorenzo, El nuevo rey de MotoGP” (Raja Baru MotoGP) di Barcelona, Rabu waktu setempat. Acara ini dipandu oleh wartawan Spanyol, Ernest Riveras.
Beda dengan biografi yang dirilisnya 3 tahun lalu, buku baru pembalap Yamaha ini ini lebih banyak menampilkan rekaman karirnya dalam bentuk foto. Tak kurang dari 400 foto-foto itu dipilih dari 1.000 koleksinya.
Sebagian besar foto itu diambil oleh fotografer Mirco Lazzari. Wartawan BBC, Matthew Roberts memberikan pengantar di setiap foto.
“Saya pikir, masih banyak fans saya ingin mengetahui saya lebih dalam. Mereka bisa melihat saya lewat foto-foto yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya,” kata Lorenzo di situs MotoGP. “Kita akan lihat di masa depan, masih akan ada banyak hal yang bisa saya raih.”
Lorenzo masih memimpin klasemen sementara MotoGP dari dua seri yang telah digelar musim ini. Pembalap 23 tahun ini diunggulkan untuk mempertahankan gelar juara dunianya.
Lorenzo Luncurkan Buku Baru di Barcelona
Written By irdatel on Rabu, 13 April 2011 | 17.57
Juara dunia bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo tak ketinggalan mengabadikan momen-momen terbaiknya di pentas balap. Lorenzo pun meluncurkan buku baru.
Tiga tahun sejak memenangi GP pertama di Portugal di Sirkuit Estoril sudah cukup untuk memberikan cerita manis bagi Lorenzo dalam bukunya berjudul “Jorge Lorenzo, El nuevo rey de MotoGP” (Raja Baru MotoGP) di Barcelona, Rabu waktu setempat. Acara ini dipandu oleh wartawan Spanyol, Ernest Riveras.
Beda dengan biografi yang dirilisnya 3 tahun lalu, buku baru pembalap Yamaha ini ini lebih banyak menampilkan rekaman karirnya dalam bentuk foto. Tak kurang dari 400 foto-foto itu dipilih dari 1.000 koleksinya.
Sebagian besar foto itu diambil oleh fotografer Mirco Lazzari. Wartawan BBC, Matthew Roberts memberikan pengantar di setiap foto.
“Saya pikir, masih banyak fans saya ingin mengetahui saya lebih dalam. Mereka bisa melihat saya lewat foto-foto yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya,” kata Lorenzo di situs MotoGP. “Kita akan lihat di masa depan, masih akan ada banyak hal yang bisa saya raih.”
Lorenzo masih memimpin klasemen sementara MotoGP dari dua seri yang telah digelar musim ini. Pembalap 23 tahun ini diunggulkan untuk mempertahankan gelar juara dunianya.
Label:
Bike
15.40
Inilah Seragam Baru Rossi Musim 2011
Written By irdatel on Senin, 24 Januari 2011 | 15.40
Mulai musim 2011, Valentino Rossi tidak lagi menggunakan seragam kebesaran tim Yamaha. Namun, pembalap berjuluk The Doctor itu akan menggunakan seragam Ducati. Lengkap dengan dominasi warna kebesaran Ducati, merah.
Meski demikian, masih diselipkan warna kesayangan Rossi yakni warna kuning. Warna tersebut diletakkan di antara dominasi warna merah di motor miliknya. Kuning digunakan sebagai dasar nomor '46' di bagian depan, serta sedikit di bagian belakang. Tak lupa warna kuning jadi warna dominan di helm yang bakal digunakan Rossi.
Rekan setim Rossi, Nicky Hayden, memiliki warna dominan merah yang sama. Hanya saja motor Hayden sama sekali tidak memiliki corak kuning.
Penampilan berbeda ini membuat Crash Net mengumpulkan jajak pendapat dari masyarakat. Apakah mereka menyukai seragam baru The Doctor?
Ternyata jawabannya iya. Dari 4.000 suara yang dikumpulkan, 54 persen di antaranya menyatakan 'Saya suka seragam Ducati Rossi'. Sedangkan 31 persen suara memilih,'Saya tidak suka seragam Rossi, tapi saya suka seragam Hayden'. Sisanya sebesar 15 persen menyatakan,'Saya tidak suka seragam Rossi ataupun Hayden'.
Seragam ini lengkap dengan motor barunya, Ducati Desmo16 GP11, sudah digunakan Rossi saat acara retreat yang digelar Ducati beberapa waktu lalu di Madonna Di Campiglio, Italia. Selain Rossi, acara retreat ini juga dihadiri oleh Hayden dan dua pembalap Ferrari F1, Fernando Alonso dan Felipe Massa.
Meski demikian, masih diselipkan warna kesayangan Rossi yakni warna kuning. Warna tersebut diletakkan di antara dominasi warna merah di motor miliknya. Kuning digunakan sebagai dasar nomor '46' di bagian depan, serta sedikit di bagian belakang. Tak lupa warna kuning jadi warna dominan di helm yang bakal digunakan Rossi.
Rekan setim Rossi, Nicky Hayden, memiliki warna dominan merah yang sama. Hanya saja motor Hayden sama sekali tidak memiliki corak kuning.
Penampilan berbeda ini membuat Crash Net mengumpulkan jajak pendapat dari masyarakat. Apakah mereka menyukai seragam baru The Doctor?
Ternyata jawabannya iya. Dari 4.000 suara yang dikumpulkan, 54 persen di antaranya menyatakan 'Saya suka seragam Ducati Rossi'. Sedangkan 31 persen suara memilih,'Saya tidak suka seragam Rossi, tapi saya suka seragam Hayden'. Sisanya sebesar 15 persen menyatakan,'Saya tidak suka seragam Rossi ataupun Hayden'.
Seragam ini lengkap dengan motor barunya, Ducati Desmo16 GP11, sudah digunakan Rossi saat acara retreat yang digelar Ducati beberapa waktu lalu di Madonna Di Campiglio, Italia. Selain Rossi, acara retreat ini juga dihadiri oleh Hayden dan dua pembalap Ferrari F1, Fernando Alonso dan Felipe Massa.
Label:
Bike



